Kasus Kebakaran di Umbulharjo Terbanyak, Damkarmat Jogja Belum Punya Program Baru

Kasus Kebakaran di Umbulharjo Terbanyak, Damkarmat Jogja Belum Punya Program Baru

Sejumlah armada pemadam kebakaran sedang terparkir di Pos Damkar Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Jogja, Senin (12/10/2026)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono\r\n

PortalRakyat, JOGJA—Kemantren Umbulharjo menjadi wilayah dengan kejadian kebakaran terbanyak di Kota Jogja hingga September 2026. Di tengah total 77 kejadian kebakaran yang tercatat di Kota Jogja, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja belum merencanakan program baru untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran pada 2027.

Kepala Damkarmat Kota Jogja, Taokhid, mengatakan tingginya kejadian kebakaran di Umbulharjo berkaitan dengan luas wilayah kemantren tersebut dibandingkan wilayah lain di Kota Jogja. Rata-rata, sekitar 30% kejadian kebakaran setiap tahun terjadi di wilayah tersebut.

“Paling banyak di Umbulharjo, sekitar 30 persen rata-rata per tahunnya. Soalnya wilayahnya memang paling luas,” kata Taokhid saat dihubungi, Senin (12/10/2026).

Selain luas wilayah, kepadatan penduduk dan kerapatan hunian menjadi kondisi yang perlu diperhatikan dalam upaya mengantisipasi kebakaran di Kota Jogja.

Korsleting Listrik Dominasi Penyebab Kebakaran
Taokhid menjelaskan korsleting listrik menjadi penyebab dominan kebakaran di Kota Jogja. Gangguan tersebut kemungkinan terjadi karena jaringan kabel yang sudah tua menerima beban arus listrik berlebih.

Salah satu kejadian yang diduga dipicu masalah kelistrikan terjadi di kawasan Janturan, Kelurahan Warungboto, Kemantren Umbulharjo, pada Selasa (21/7/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan dua unit warung makan dengan area terdampak lebih dari 100 meter persegi.

Meski kerusakan akibat kebakaran cukup luas, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Peristiwa ini menjadi salah satu contoh kebakaran yang diduga berkaitan dengan korsleting listrik di wilayah Umbulharjo.

Untuk mengantisipasi kebakaran akibat persoalan kelistrikan, Damkarmat Kota Jogja pernah berkolaborasi dengan PT PLN. Namun, kegiatan kolaborasi semacam itu terakhir kali digelar pada 2024.

Belum Ada Program Khusus untuk 2027
Di tengah tingginya kejadian kebakaran, Damkarmat Kota Jogja belum memiliki rencana khusus untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran pada 2027. Keterbatasan anggaran juga membuat pengadaan alat pelindung diri (APD) tambahan belum direncanakan untuk tahun depan.

Taokhid menjelaskan APD yang tersedia saat ini telah didistribusikan kepada masing-masing personel. Karena pengadaan disesuaikan dengan kebutuhan, Damkarmat tidak memiliki stok cadangan APD.

“Untuk APD saat ini tercukupi meskipun minimal,” katanya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan perlengkapan personel saat ini dipenuhi dengan persediaan yang tersedia, meskipun jumlahnya masih minimal. Sementara itu, belum adanya rencana penambahan APD menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam kesiapan operasional menghadapi potensi kebakaran.

Damkarmat Jogja Mengandalkan Delapan Armada
Dari sisi sarana operasional, Damkarmat Kota Jogja saat ini memiliki delapan unit armada pemadam kebakaran. Rata-rata usia kendaraan tersebut mencapai tujuh tahun.

Meski demikian, Taokhid menilai kondisi armada masih cukup terawat sehingga peremajaan kendaraan belum menjadi kebutuhan mendesak. Dengan kondisi tersebut, armada yang tersedia masih menjadi bagian dari dukungan operasional Damkarmat dalam menangani kejadian kebakaran.

Belum adanya rencana program khusus untuk 2027 maupun pengadaan APD tambahan menjadi tantangan tersendiri bagi Damkarmat Kota Jogja. Hal ini terutama menjadi perhatian karena Umbulharjo mencatat kejadian kebakaran terbanyak hingga September 2026, sementara korsleting listrik masih menjadi penyebab dominan kebakaran di wilayah tersebut.

Di sisi lain, pengalaman kolaborasi dengan PT PLN yang terakhir berlangsung pada 2024 menunjukkan bahwa upaya pencegahan kebakaran akibat masalah kelistrikan pernah dilakukan. Hingga Oktober 2026, belum ada rencana khusus yang disampaikan Damkarmat untuk meningkatkan kesiapsiagaan pada tahun berikutnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *