Veda Ega Pratama /Instagram
PortalRakyat, JOGJA—Sesi latihan bebas pertama Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Jumat (7/8/2026), dimenangkan oleh pembalap David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama, yang menjalani debut di lintasan legendaris tersebut, mengakhiri sesi di posisi keenam .
Almansa mencatatkan waktu terbaik 2 menit 10,553 detik pada akhir sesi, mengungguli Scott Ogden di posisi kedua dan Adrian Fernandez di posisi ketiga . Kecepatan Almansa terbukti tak tersentuh hingga sesi berakhir.
Perubahan Puncak Klasemen Sepanjang Sesi
Sesi FP1 yang berlangsung selama 35 menit ini diwarnai pergantian posisi teratas yang cukup dinamis . Adrian Fernandez memulai sesi sebagai pemuncak, namun segera digantikan oleh Alvaro Carpe yang mencatatkan waktu 2 menit 11,429 detik .
Catatan Carpe kemudian diperbaiki oleh Maximo Quiles dengan waktu 2 menit 11,097 detik. Posisi tersebut bertahan hingga Marco Morelli keluar dari pit dan mencatatkan waktu 2 menit 11,075 detik untuk sementara memimpin .
Perjuangan Veda Ega dari Posisi Buncit ke Enam Besar
Veda Ega Pratama, pebalap asal Gunungkidul yang baru pertama kali mengaspal di Silverstone, memulai sesi dengan posisi kurang menguntungkan . Ia sempat berada di urutan ke-14 dengan selisih 1,143 detik dari Morelli .
Namun, dalam lima menit terakhir, Veda menunjukkan performa impresif. Ia berhasil memperbaiki catatan waktu dan melesat ke posisi keempat, hanya tertinggal 0,532 detik dari Almansa . Hingga bendera finis, Veda turun satu posisi ke peringkat keenam, di belakang Joel Kelso (keempat) dan Marco Morelli (kelima) .
Hasil ini menjadi modal penting bagi Veda yang masih beradaptasi dengan karakter Sirkuit Silverstone, salah satu lintasan tercepat dalam kalender MotoGP dengan panjang 5,9 kilometer .
Insiden Quiles dan Potensi Veda di Sesi Selanjutnya
Sesi FP1 sempat dihentikan sementara oleh bendera kuning setelah Quiles mengalami kecelakaan (crash) di tikungan ke-14 . Quiles, yang merupakan pimpinan klasemen sementara Moto3 2026, gagal memperbaiki waktunya akibat insiden tersebut .
Dengan catatan waktu yang hanya terpaut 0,532 detik dari Almansa, Veda menunjukkan potensi besar untuk bersaing di barisan depan pada sesi-sesi berikutnya . Sesi practice yang akan berlangsung pada malam hari nanti menjadi kesempatan bagi Veda untuk terus mengasah kemampuannya di trek Silverstone .
Hasil practice akan sangat menentukan peluang Veda lolos langsung ke kualifikasi 2 (Q2) tanpa harus melalui Q1, yang akan memberikan keuntungan berupa waktu istirahat lebih panjang sebelum sesi penentuan posisi start pada Sabtu .
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
