Karhutla Landa Lima Kawasan Gunung di Jawa Timur, Api Belum Padam

Karhutla Landa Lima Kawasan Gunung di Jawa Timur, Api Belum Padam

Helikopter TNI AU dan gabungan melakukan bom air di lokasi karhutla di Banjarbaru, Selasa (25/8/2026). Antara/Firman\r\n

PortalRakyat, SURABAYA—Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur sejak Jumat malam (16/10/2026). Hingga Minggu (18/10/2026), sejumlah titik api masih menyala, termasuk di kawasan Gunung Bromo, Gunung Arjuno, dan Gunung Ringgit.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengatakan api menyebar di sejumlah titik sehingga personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

“Tim gabungan terus memantau perkembangan titik api dan melakukan pemadaman secara manual di area pegunungan yang masih dapat dijangkau oleh jalur darat,” ungkap Satriyo, Minggu (18/10/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, kebakaran terjadi di beberapa kawasan gunung dan wilayah konservasi. Petugas melakukan pemadaman langsung, pemantauan, serta pencegahan agar api tidak merambat ke area yang lebih luas.

Titik Kebakaran di Kawasan Gunung Bromo

Di kawasan Gunung Bromo, kebakaran dilaporkan terjadi di tiga titik yang tersebar di dua kabupaten. Api membakar area Bukit Kembang di Desa Pucuk Sari dan kawasan Gunung Ringgit di Desa Sapihkerep, Kabupaten Probolinggo.

Titik api lainnya berada di Blok Kesiman, area Lemah Pasar, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan.

“Personil BPBD Provinsi Jatim bersama tim gabungan melanjutkan giat pemantauan api di sekitar lokasi,” tambah dia.

Sementara itu, kebakaran juga melanda kawasan Gunung Sigiran yang berada di RKW 06, Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Untuk mencegah api meluas di lereng gunung tersebut, petugas Taman Hutan Raya (Tahura) bersama BPBD Mojokerto dan BPBD Jawa Timur melakukan upaya pencegahan sekaligus pemadaman.

“Tim gabungan di Mojokerto saat ini berupaya mencegah api merambat lebih luas dengan bergotong royong melakukan pembuatan ilaran dan sekat bakar,” ungkap Satriyo.

Api Berkobar di Lereng Gunung Arjuno

Kebakaran juga terjadi di lereng Gunung Arjuno, Kabupaten Malang. Titik api terpantau berkobar di kawasan Puncak Budug Asu, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari.

Personel gabungan langsung memasuki jalur pendakian untuk melakukan pemadaman di lokasi tersebut.

“Personel BPBD Provinsi Jatim bersama Personil BPBD Kabupaten melakukan assessment dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Tim Gabungan melakukan giat pemadaman api di lokasi,” ungkapnya.

Titik kebakaran lainnya ditemukan di kawasan Gunung Ringgit, wilayah Arjuno-Welirang yang masuk Kabupaten Pasuruan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jawa Timur dikerahkan untuk menjangkau kawasan hutan dan memadamkan api secara manual di area yang dapat diakses.

“BPBD Provinsi Jatim memberangkatkan personel TRC guna melakukan percepatan penanganan hutan dan lahan dan melakukan assessment serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Tim Gabungan melakukan melakukan giat pemadaman secara manual di area yang dapat dijangkau,” bebernya.

Kebakaran Juga Terjadi di Situbondo

Selain kawasan pegunungan, kebakaran turut menghanguskan area Tamankursi di Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo.

Satriyo mengatakan penanganan kebakaran di wilayah konservasi tersebut membutuhkan koordinasi khusus lintas instansi. Personel BPBD Jawa Timur bersama BPBD Situbondo telah melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk memantau kondisi di lokasi.

“Personel BPBD Provinsi Jawa Timur bersama tim BPBD Situbondo telah turun melakukan asesmen dan berkoordinasi erat dengan pihak BKSDA untuk memantau kondisi kebakaran di lokasi tersebut,” ucap dia.

Hingga Minggu (18/10/2026), tim gabungan masih melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah lokasi kebakaran. Pemadaman secara manual dilakukan di area yang dapat dijangkau melalui jalur darat, sementara upaya pencegahan diarahkan untuk membatasi perambatan api.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *