Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih saat berfoto bersama dalam kegaitan deklarasi Pentingnya Paud Nonformal untuk Bekal Sepanjang Masa Menjadi Bocah Pinter Berkarakter di Aula Kapanewon Karangmojo, Kamis (8/10/2026)./Istimewa-Humas Pemkab Gunungkidul\r\n\r\n\r\n
PortalRakyat, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 1.654 anak usia 0-6 tahun di Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul, belum mengenal bangku sekolah melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam deklarasi pentingnya PAUD nonformal yang digelar di Aula Kapanewon Karangmojo, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan yang melibatkan anak-anak dan orang tua tersebut digelar untuk memotivasi anak bersekolah sekaligus menyukseskan program Bocah Pinter di Kabupaten Gunungkidul.
Bunda PAUD Kapanewon Karangmojo, Suryantini, mengatakan masih banyak anak di bawah usia enam tahun yang belum mengenal bangku sekolah. Berdasarkan data kependudukan yang dimiliki, terdapat 3.404 anak usia 0-6 tahun di Kapanewon Karangmojo.
Namun, belum seluruh anak tersebut mendapatkan pengenalan bangku sekolah melalui PAUD atau lembaga yang sederajat. Saat ini, sebanyak 601 anak telah mengikuti PAUD nonformal, sedangkan 1.059 anak lainnya mengikuti PAUD formal.
Dengan demikian, masih terdapat 1.654 anak yang belum dikenalkan dengan bangku sekolah melalui PAUD. Dari jumlah tersebut, sebanyak 904 anak belum mau bersekolah dan 750 anak belum tercatat secara pasti, apakah ikut merantau ke luar daerah atau mengenyam pendidikan anak di daerah lain.
“Ini jadi Pekerjaan Rumah [PR] bagi kami untuk medorong agar orang tua mulai mengenalkan anak usia dibawah enam tahun tentang bangku sekolah, salah satunya lewat Paud,” kata Suryantini, Kamis siang.
Karangmojo Punya 41 Lembaga PAUD
Menurut Suryantini, persoalan fasilitas bukan menjadi kendala dalam mendorong anak mengenal pendidikan sejak usia dini. Hingga sekarang, terdapat 41 lembaga setingkat PAUD di Kapanewon Karangmojo.
Sebanyak 85% PAUD dan lembaga yang setingkat berada di bawah naungan PKK di tiap kalurahan. Sementara sisanya dikelola oleh yayasan.
“Berhubung masih ada ribuan anak yang enggan bersekolah, maka kami gelar deklarasi Pentingnya Paud Nonformal untuk Bekal Sepanjang Masa Menjadi Bocah Pinter Berkarakter dengan melbitkan 410 anak dan orang tua,” katanya.
Deklarasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung program Bocah Pinter sesuai dengan visi dan misi Bupati Gunungkidul.
“Program ini sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pemeretaan mutu Pendidikan di tiap wilayah, makanya kami dukung program ini bisa berhasil,” katanya.
Bupati Gunungkidul Tekankan Pentingnya PAUD
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mendukung deklarasi pendidikan anak yang digelar di Kapanewon Karangmojo. Menurut dia, pendidikan anak usia dini merupakan masa emas yang tidak akan terulang.
Pendidikan yang diperoleh anak-anak pada usia tersebut akan menjadi fondasi nilai, pembentukan kepribadian, dan karakter sepanjang hayat.
“Makanya penting karena Paud menjadi fondasi sehingga harus diperkuat untuk menciptakan generasi yang unggul dan berprestasi,” kata Mbak Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
