UNESA Juara Futsal Campus League Surabaya, Siap Hadapi Seri Jogja

PortalRakyat, SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (UNESA) merebut gelar juara sektor putra Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah menaklukkan Universitas Negeri Malang (UM) dengan skor 2-0 di GOR Pertamina ITS, Selasa (20/10/2026).

UNESA memastikan kemenangan lewat dua gol cepat pada babak pertama. Ramzi Faiz Setiawan membuka keunggulan pada menit kedelapan, sebelum Ahmad Arifianto menggandakan skor semenit kemudian. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir meski UM terus berupaya mengejar ketertinggalan.

Sementara itu, Universitas Dr Soetomo (UNITOMO) mengamankan peringkat ketiga sektor putra setelah mengalahkan Universitas Surabaya (UBAYA) dengan skor 3-1. Di sektor putri, UM keluar sebagai juara, sedangkan UNESA menempati posisi kedua.

Keberhasilan UNESA di Surabaya menjadi modal penting sebelum kompetisi berlanjut ke seri Yogyakarta. Campus League 2026 Futsal Regional Yogyakarta dijadwalkan berlangsung pada 20-27 Oktober 2026 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII).

UNESA Manfaatkan Dua Menit Krusial

Final sektor putra berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim saling melancarkan serangan dengan tempo cepat, sementara tensi pertandingan meningkat hingga wasit mengeluarkan lima kartu kuning, tiga untuk pemain UNESA dan dua bagi pemain UM.

Di tengah tekanan tersebut, UNESA tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Gol Ramzi pada menit kedelapan menjadi pembuka jalan bagi tim asal Surabaya itu. Tak lama berselang, Ahmad Arifianto memperbesar keunggulan menjadi 2-0.

UM mencoba bangkit pada babak kedua dengan meningkatkan intensitas serangan. Kiper UNESA, Muhammad Farras Murtadho, beberapa kali mendapat tekanan, tetapi pertahanan timnya mampu menjaga keunggulan sampai peluit akhir.

Pelatih UNESA, Achmad Rizky Widianto, mengatakan timnya telah menyiapkan strategi untuk menghadapi kecepatan dan agresivitas pemain UM. Menurutnya, mencetak gol lebih awal menjadi salah satu rencana utama yang akhirnya berjalan sesuai harapan.

“Kami memang sudah siapkan strategi tampil agresif di awal untuk mencari gol dulu. Bersyukur banget kami dapat dua gol di babak pertama. Setelah itu, kami lebih ke menikmati permainan,” ujar Achmad.

Meski telah menjadi juara regional, Achmad mengingatkan para pemain agar tidak terlalu larut dalam euforia. UNESA masih memiliki target berikutnya di fase The Nationals, yang akan mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai regional.

Kapten UNESA, Kalley Rayo, menyebut keberhasilan di Surabaya menjadi penyemangat untuk memburu prestasi yang lebih tinggi. Ia juga menilai Campus League memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dan mendapatkan perhatian dari lingkungan olahraga yang lebih luas.

“Euforia secukupnya, selebihnya fokus ke The Nationals karena itu target kami sejak awal. Kami senang tampil di Campus League. Ini wadah bagi student-athlete untuk melanjutkan karier di liga profesional. Kami juga mendapat eksposur dari berbagai media sehingga bisa dipandang di daerah lain. Kami bahagia, Campus League memang bagus,” kata Kalley.

UNITOMO Amankan Podium Ketiga

Persaingan perebutan peringkat ketiga antara UNITOMO dan UBAYA juga berlangsung sengit. Kedua tim kesulitan menciptakan gol pada babak pertama sehingga skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.

UNITOMO kemudian tampil lebih tajam selepas jeda. Ferdinand Putra Prasetyo memecah kebuntuan pada menit ke-23, disusul gol Muhamad Zidane Yusuf pada menit ke-26. Marcelino Doni Saputra menambah keunggulan UNITOMO tiga menit kemudian.

UBAYA sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Ida Bagus Kesawa Yamuna pada menit ke-31. Namun, gol tersebut tak cukup untuk mengubah hasil akhir. UNITOMO pun mengunci kemenangan 3-1 dan finis di posisi ketiga.

Perebutan Gelar Individu

Selain gelar tim, Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya memberikan penghargaan kepada pemain paling produktif. Dari sektor putri, Andini Angelina Putri dari UNESA menjadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi 14 gol.

Di sektor putra, penghargaan Top Scorer dibagi oleh Ahmad Ruziq Ababilah dari UM dan Viqo Rizkillahi Ramadhan dari Universitas Dinamika Surabaya. Keduanya sama-sama membukukan tujuh gol sepanjang kompetisi.

CEO Campus League, Ryan Gozali, menilai penyelenggaraan seri Surabaya menunjukkan perkembangan positif dalam pembinaan futsal mahasiswa di Jawa Timur. Kompetisi yang dimulai pada 13 Oktober tersebut diikuti 10 tim putra dan empat tim putri dari 11 perguruan tinggi.

Ryan mengatakan perkembangan tim terlihat dari kemampuan bermain dan pendekatan mereka dalam merekrut pemain. Ia berharap kampus terus meningkatkan kualitas pembinaan agar persaingan antartim semakin kompetitif.

“Kalau kita kilas balik ke season zero tahun lalu, ada banyak tim futsal Jawa Timur yang berkembang dari aspek kemampuan. Mereka merekrut pemain dengan lebih detail. Seperti yang saya bilang, hal baik itu butuh waktu dan proses. Saya percaya, kampus-kampus akan terus berbenah dalam merekrut student-athlete yang lebih baik dan menciptakan iklim yang makin kompetitif,” ujar Ryan.

Campus League 2026 juga mendapat dukungan dari Bayan Peduli dan Polytron. Perwakilan Bayan Peduli, Merlin, mengatakan kompetisi olahraga kampus dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, serta mengasah sportivitas, disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan.

Sementara itu, General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, menyebut dukungan terhadap olahraga kampus diharapkan membantu generasi muda berkembang secara akademik sekaligus memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Seri Yogyakarta Dimulai 20 Oktober

Setelah menyelesaikan kompetisi di Surabaya, Campus League 2026 Futsal berlanjut ke Yogyakarta pada 20-27 Oktober 2026. Seri ini akan melibatkan 16 tim putra dan tujuh tim putri dari berbagai perguruan tinggi di Jogja dan sekitarnya.

Rangkaian kompetisi kemudian berlanjut ke fase The Nationals yang dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta pada 25 November hingga 2 Desember 2026. Fase tersebut menjadi kesempatan bagi tim-tim terbaik dari regional untuk memperebutkan gelar juara nasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *