Ribuan Pelajar Mantrijeron Pamer Kreativitas di Karnaval HUT ke-270 Kota Jogja

Ribuan Pelajar Mantrijeron Pamer Kreativitas di Karnaval HUT ke-270 Kota Jogja

Lebih dari 2.000 pelajar dari 40 sekolah mengikuti Karnaval Pelajar Mantrijeron untuk memeriahkan HUT ke-270 Kota Jogja. /iSTIMEWA.

PortalRakyat, JOGJA—Lebih dari 2.000 pelajar dari 40 sekolah ikut memeriahkan Karnaval Pelajar di Kemantren Mantrijeron, Kota Jogja, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang melibatkan peserta dari jenjang TK hingga SMA itu digelar untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Jogja.

Karnaval yang berlangsung di Lapangan Minggiran tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk menampilkan beragam kreasi seni sekaligus mengenalkan budaya sejak usia dini. Peserta dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti kegiatan dengan rute yang disesuaikan berdasarkan tingkat pendidikan.

Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, mengapresiasi pelaksanaan karnaval yang melibatkan seluruh jenjang pendidikan di wilayah Kemantren Mantrijeron. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Jogja sebagai kota pendidikan dan budaya.

“Ini upaya melestarikan budaya, kemudian juga Jogja sebagai kota pendidikan kita wujudkan bahwa kita ada dan eksis,” kata Wawan, Selasa.

Menurut Wawan, kreativitas yang ditampilkan para peserta menunjukkan antusiasme pelajar dalam berkesenian. Karnaval tersebut juga dinilai dapat menjadi ruang untuk melatih kebersamaan sekaligus mengembangkan daya cipta anak muda.

“Ini kan pelatihan juga buat mereka dalam kebersamaan, latihan mengapresiasikan inovasi dalam seni. Kita pengin Jogja budaya, seni, dan pendidikan itu dikemas menjadi satu hal yang enak dilihat dan menjadi kebanggaan anak-anak muda,” jelasnya.

Dorong Cinta Budaya Sejak Dini

Mantri Pamong Praja Kemantren Mantrijeron, Narotama, mengatakan karnaval pelajar tahun ini mengusung tema otentik dan konkret. Sekolah-sekolah di wilayah Mantrijeron didorong memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana sosialisasi budaya sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Yogyakarta.

“Kami mendorong sekolah-sekolah ini untuk menjadikan wadah sosialisasi budaya cinta budaya Yogyakarta. Dan ini juga sebagai motivasi anak-anak untuk lebih kreatif lagi, lebih rajin dalam belajar sehingga dari Mantrijeron nanti bisa lahir anak-anak yang berkarakter dan cerdas,” ujar Narotama.

Ia menjelaskan, karnaval tingkat kemantren tersebut diikuti lebih dari 2.000 peserta yang berasal dari 40 sekolah. Peserta juga mengikuti lomba kreativitas berdasarkan empat kategori jenjang pendidikan untuk menambah semangat dalam mengikuti kegiatan.

“Ada lebih dari 2.000 anak dari 40 sekolah, mulai dari jenjang TK sampai SMA. Rutenya mulai dari Lapangan Minggiran menuju Jalan D.I. Panjaitan, Suryodiningratan, hingga Jalan Bantul sejauh 2,5 kilometer untuk jenjang SD-SMA, sedangkan jenjang TK menempuh rute 500 meter,” paparnya.

Dengan pelibatan peserta dari jenjang TK hingga SMA, Karnaval Pelajar Mantrijeron tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-270 Kota Jogja. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi pelajar untuk berkreasi, membangun kebersamaan, serta mengenal dan mencintai budaya Yogyakarta sejak dini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *