Dukung Difabel dan Kaum Rentan, PLN UID Jakarta Raya Raih Platinum di Nusantara CSR Awards 2025

(Kiri) Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi menyerahkan penghargaan Nusantara CSR Awards 2025 dengan predikat Platinum melalui Program Rumah Batik Palbatu, Pengrajin Ramah Disabilitas kepada (Kanan) General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin di Bali Room Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat (2/7).

Jakarta, 4 Juli 2025 – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya meraih predikat Platinum untuk kategori Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi pada Nusantara CSR Awards 2025 melalui Program Rumah Batik Palbatu, Pengrajin Ramah Disabilitas. Ajang yang digelar oleh La Tofi School of Social Responsibility pada Rabu (2/7) di Bali Room Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat ini diikuti oleh 39 badan usaha swasta maupun badan usaha milik negara sebagai wujud penerapan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak dan berkelanjutan sesuai dengan tema SDGs.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin hadir secara langsung untuk menerima penghargaan Nusantara CSR Awards 2025 yang diserahkan oleh Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi.

Andy menyampaikan bahwa PLN menyadari bahwa TJSL bukan hanya dijalankan sebagai kewajiban namun juga perlu didorong perkembangannya untuk dapat memberikan dampak nyata terhadap masyarakat dan lingkungan dari berbagai aspek, salah satunya melalui Rumah Batik Palbatu yang berfokus pada pengembangan batik kontemporer dengan memberdayakan komunitas dan kaum rentan seperti difabel, penyintas kanker dan ibu tunggal.

“Penghargaan ini adalah kehormatan bagi kami dan penghargaan ini dapat diraih atas dedikasi dan kolaborasi solid antara PLN, mitra binaan UMKM dan pendamping. Kami akan berusaha untuk terus hadir di tengah masyarakat mendorong pemberdayaan UMKM dan untuk program ini, khususnya kaum rentan agar bisa berkembang dan mandiri,” ujar Andy.
Gambar Konten
Anggota Rumah Batik Palbatu tengah membatik dengan penuh semangat di galeri Palbatu, Tebet, Jakarta Selatan. PLN UID Jakarta Raya terus mendorong kemandirian kaum rentan melalui pelatihan dan pendampingan UMKM binaan.
Untuk pengembangan Rumah Batik Palbatu, PLN UID Jakarta Raya secara aktif dan konsisten melakukan pembinaan dengan melakukan revitalisasi sarana prasarana membatik seperti digitalisasi software khusus desain batik yang ramah lingkungan, penerapan sistem Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) dalam pengolahan limbah batik, pelatihan, pendampingan hingga mempromosikan produk hasil membatik pada event-event yang berkolaborasi dengan PLN.

Saat ini anggota Rumah Batik Palbatu berjumlah sekitar 30 orang. Seluruh anggota UMKM ini selalu dilibatkan dalam berbagai kegiatan pelatihan UMKM yang berpusat di galeri batik Rumah Palbatu, Tebet, Jakarta Selatan.