Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
PortalRakyat, KULON PROGO—Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyiapkan anggaran infrastruktur untuk 2027 yang mencakup rekonstruksi dan pemeliharaan jalan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), perluasan akses air minum, hingga pembangunan fasilitas permukiman. Namun, alokasi tersebut masih bersifat sementara karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 belum disahkan.
Berdasarkan data sementara Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo, anggaran infrastruktur yang tercantum dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) mencapai sekitar Rp51,89 miliar. Nilai tersebut mencakup kebutuhan seluruh bidang di lingkungan DPUPKP, dengan besaran alokasi yang berbeda-beda.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulon Progo, Amri Rosadhi Rozian, mengatakan angka tersebut belum menjadi ketetapan anggaran final. Lokasi pekerjaan juga belum dapat diumumkan karena alokasi kegiatan masih berpotensi berubah selama proses pembahasan berlangsung.
“Untuk alokasinya untuk seluruh infrastruktur di DPUPKP Rp51.8918.736.496 tiap bidang nilai alokasi anggarannya berbeda-beda,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2026).
Bina Marga Siapkan Penanganan 48 Ruas Jalan
Salah satu bidang yang memperoleh alokasi terbesar adalah Bina Marga. Anggaran sementara bidang ini direncanakan untuk rekonstruksi jalan dan pemeliharaan berkala pada 48 ruas, pemeliharaan rutin jalan sebanyak enam paket, serta pemeliharaan rutin jembatan sebanyak dua paket.
” Tapi kami tegaskan itu belum ditetapkan dalam APBD 2027 baru berdasarkan KUA PPAS jadi untuk titik-titik ruasnya belum dapat kami sampaikan karena masih berubah-ubah selam belum ditetapkan,” lanjutnya.
Rencana tersebut masih harus menunggu penetapan APBD 2027 sebelum lokasi pekerjaan dapat dipastikan. Dengan demikian, daftar ruas jalan yang akan ditangani belum dapat dijadikan acuan final untuk menentukan wilayah penerima pekerjaan infrastruktur tahun depan.
Air Minum dan Sanitasi Masuk Rencana Cipta Karya
Selain jalan dan jembatan, DPUPKP Kulon Progo juga menyiapkan anggaran untuk bidang Cipta Karya sebesar Rp5.031.921.000. Dana sementara itu diarahkan untuk perluasan sistem penyediaan air minum (SPAM) di tujuh kalurahan dan pembangunan tangki septik skala individual di tiga kalurahan.
Rencana tersebut mencakup dua kebutuhan dasar masyarakat, yakni akses air minum dan fasilitas sanitasi. Meski demikian, pelaksanaan kegiatan tetap bergantung pada penetapan anggaran dan rincian program yang berlaku.
Perbaikan 200 Rumah Tidak Layak Huni
Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman DPUPKP Kulon Progo memperoleh alokasi sementara Rp12.709.920.000. Anggaran itu direncanakan untuk perbaikan 200 unit rumah tidak layak huni, pembangunan jalan lingkungan di 57 ruas, penerangan jalan lingkungan di 11 lokasi, serta rehabilitasi tiga unit rumah korban bencana.
Program perbaikan rumah tidak layak huni menjadi salah satu kegiatan yang berkaitan langsung dengan kondisi tempat tinggal masyarakat. Sementara itu, pembangunan jalan dan penerangan lingkungan diarahkan pada fasilitas permukiman di sejumlah lokasi.
Drainase dan Irigasi Juga Dianggarkan
Untuk bidang Sumber Daya Air, DPUPKP Kulon Progo menyiapkan anggaran sementara sebesar Rp2.016.800.000. Dana tersebut direncanakan untuk peningkatan drainase di tujuh lokasi, pemulihan daerah irigasi di satu lokasi, dan pembangunan daerah irigasi di satu lokasi.
Selain program tersebut, alokasi anggaran infrastruktur 2027 juga mencakup pemeliharaan rutin rumah susun sewa di dua lokasi dengan biaya yang direncanakan sebesar Rp260 juta.
Seluruh program tersebut masih berada dalam tahap perencanaan anggaran. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo masih harus menyelesaikan pembahasan KUA-PPAS sebelum APBD 2027 ditetapkan melalui rapat paripurna DPRD Kulon Progo.
Karena itu, nominal anggaran dan rincian kegiatan yang disampaikan DPUPKP saat ini masih dapat berubah. Penetapan APBD akan menjadi dasar untuk memastikan alokasi akhir dan pelaksanaan program infrastruktur di Kabupaten Kulon Progo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
