Indonesia Hadapi Portugal dan Wales di Piala Dunia U15 FIFA

Indonesia Hadapi Portugal dan Wales di Piala Dunia U15 FIFA

Ilustrasi pertandingan sepak bola – Foto ini dibuat oleh AI/StockCake

PortalRakyat, JAKARTA—Timnas Indonesia U15 akan menghadapi persaingan internasional dalam Piala Dunia dan Festival U15 FIFA 2026. Tim Garuda Muda tergabung di Grup G bersama Bangladesh, Burundi, Fiji, Portugal, dan Wales dalam turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 22–30 Oktober 2026 di Baku, Azerbaijan.

Berdasarkan unggahan akun Instagram resmi Timnas Indonesia pada Senin (12/10), Grup G dihuni enam negara. Turnamen ini menjadi edisi perdana kompetisi yang digagas FIFA untuk memperluas kesempatan pemain muda merasakan atmosfer pertandingan internasional sejak usia dini.

Indonesia akan menurunkan tim U15 yang ditangani Furqon Alkatiri, mantan pelatih Persija U20. Ia dipercaya memimpin para pemain muda Merah Putih menghadapi wakil dari sejumlah negara dengan latar belakang sepak bola yang beragam.

Indonesia Hadapi Lima Negara di Grup G

Enam negara yang berada di Grup G Piala Dunia dan Festival U15 FIFA 2026 adalah Bangladesh, Burundi, Fiji, Indonesia, Portugal, dan Wales. Keikutsertaan dalam turnamen ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menguji kemampuan pemain muda di panggung internasional.

Selain menghadapi lawan dari berbagai negara, para pemain juga berpeluang memperoleh pengalaman bertanding dalam format kompetisi yang berbeda dari turnamen kelompok usia pada umumnya.

Piala Dunia dan Festival U15 FIFA 2026 dirancang untuk memberikan pengalaman kompetitif yang lebih luas. Karena itu, penyelenggaraan turnamen tidak semata-mata berfokus pada perebutan gelar juara, tetapi juga pada kesempatan setiap tim untuk terus bertanding hingga pertandingan terakhir.

Format Pertandingan 8 Lawan 8

Salah satu pembeda turnamen ini adalah penggunaan format delapan lawan delapan atau 8 vs 8. Setiap pertandingan berlangsung dalam dua babak dengan durasi masing-masing 20 menit.

Peserta kompetisi merupakan pemain kelahiran 2011 atau 2012. Setiap negara dapat mendaftarkan maksimal 14 pemain dan enam staf untuk mengikuti turnamen tersebut.

Kompetisi akan dibagi menjadi dua fase, yakni babak kualifikasi dan fase turnamen. Pada babak kualifikasi, seluruh tim menjalani sistem setengah kompetisi atau round-robin, dengan masing-masing tim memainkan sekitar empat hingga lima pertandingan.

Hasil pertandingan pada fase awal akan menentukan posisi tim untuk memasuki fase berikutnya. Peserta kemudian dibagi ke dalam enam tingkatan atau performance tiers.

Setelah pembagian tersebut, setiap tim kembali memainkan empat hingga lima pertandingan tambahan. Format ini dirancang agar seluruh peserta tetap memperoleh kesempatan bertanding sampai laga terakhir.

Juara Ditentukan Berdasarkan Tier A

Dalam struktur kompetisi tersebut, pemenang Tier A akan dinobatkan sebagai juara FIFA U15 World Cup & Festival 2026. Sementara itu, setiap tingkatan juga memiliki pemenang tersendiri.

Konsep tersebut memperlihatkan pendekatan FIFA yang tidak hanya menitikberatkan hasil akhir, tetapi juga pengalaman bermain dan pengembangan pemain muda. Dengan kesempatan bertanding yang lebih banyak, para peserta diharapkan dapat mengasah kemampuan melalui persaingan dengan pemain dari negara lain.

Arsene Wenger, Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, menilai turnamen ini dapat membuka peluang bagi talenta muda dari berbagai negara untuk menguji kemampuan di tingkat internasional.

Menurut Wenger, bakat dapat ditemukan di mana saja, tetapi kesempatan untuk merasakan kompetisi internasional belum tentu tersedia secara merata bagi setiap pemain muda.

Bagi Timnas Indonesia U15, keikutsertaan dalam ajang perdana ini menjadi kesempatan bagi Garuda Muda untuk menambah pengalaman, mengasah kemampuan, serta mengenal beragam budaya sepak bola. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para pemain untuk melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Daftar peserta Grup G Piala Dunia dan Festival U15 FIFA 2026:

  1. Bangladesh
  2. Burundi
  3. Fiji
  4. Indonesia
  5. Portugal
  6. Wales

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *