Snapchat Buka Peluang Batasi Waktu Penggunaan Remaja, Kapan Berlaku?

Snapchat Buka Peluang Batasi Waktu Penggunaan Remaja, Kapan Berlaku?

Filter lensa terbaru, Shook – Snapchat

PortalRakyat, JOGJA— Snapchat membuka kemungkinan menerapkan pembatasan waktu penggunaan bagi pengguna remaja. CEO Snap Evan Spiegel mengatakan langkah tersebut telah menjadi bahan pembicaraan internal perusahaan, meski belum ada kepastian kapan kebijakan itu akan diberlakukan.

Pernyataan Spiegel disampaikan dalam wawancara dengan BBC pada Rabu (16/9/2026) waktu setempat. Ia menilai pembatasan waktu penggunaan dapat menjadi bagian dari upaya industri media sosial dalam meningkatkan perlindungan terhadap pengguna muda.

“Itu adalah sesuatu yang telah kami bicarakan secara internal. Namun, saya tidak memiliki lebih banyak hal yang bisa dibagikan hari ini,” kata Spiegel.

Dengan demikian, Snapchat belum mengumumkan batas waktu harian baru bagi pengguna remaja. Pernyataan tersebut baru menunjukkan bahwa opsi tersebut sedang dipertimbangkan.

Meta Lebih Dulu Terapkan Batas Dua Jam

Wacana di Snapchat muncul setelah Meta menyepakati penyelesaian perkara dengan sejumlah negara bagian di Amerika Serikat terkait perlindungan pengguna muda.

Dalam kesepakatan tersebut, Meta akan menerapkan batas penggunaan harian selama dua jam secara default bagi pengguna remaja di Facebook dan Instagram. Perusahaan juga akan memberlakukan pembatasan penggunaan pada malam hari serta menonaktifkan notifikasi push selama jam sekolah.

Meta menjamin pembayaran sekitar US$12,7 miliar selama 10 tahun sebagai bagian dari penyelesaian tersebut. Perusahaan juga dapat membayar hingga sekitar US$5 miliar tambahan apabila pesaing, termasuk Snap, TikTok, dan YouTube, menerapkan perlindungan yang dinilai serupa.

Meta tidak mengakui melakukan pelanggaran dalam penyelesaian perkara tersebut.

Juru bicara Meta sebelumnya juga berharap perusahaan teknologi lain ikut menerapkan pembatasan untuk memperluas perlindungan pengguna remaja di berbagai platform.

Snapchat Sudah Punya Fitur Pengawasan Orang Tua

Terlepas dari wacana pembatasan durasi penggunaan, Snapchat sebenarnya telah menyediakan sejumlah perangkat pengawasan bagi keluarga melalui Family Center.

Fitur tersebut memungkinkan orang tua mendapatkan informasi tertentu mengenai aktivitas anak mereka di Snapchat tanpa memberikan akses penuh terhadap isi percakapan pribadi.

Spiegel mengatakan Snap ingin mencari cara agar perusahaan dapat menjadi bagian dari solusi terkait persoalan keselamatan pengguna muda.

Namun, sampai saat ini belum ada jadwal resmi mengenai penerapan batas waktu penggunaan harian bagi remaja di Snapchat.

Platform Media Sosial Dihadapkan pada Gugatan

Perubahan kebijakan tersebut juga berlangsung di tengah gelombang gugatan terhadap perusahaan media sosial di Amerika Serikat.

Meta, YouTube, TikTok, dan Snap menghadapi berbagai perkara yang menuduh platform mereka berkontribusi terhadap persoalan yang dialami pengguna muda. Tuduhan dalam sejumlah perkara mencakup desain produk yang dinilai mendorong penggunaan berlebihan hingga dampak terhadap kesehatan mental.

Perusahaan-perusahaan tersebut membantah berbagai tuduhan tersebut dan menyatakan telah menyediakan berbagai fitur serta kebijakan untuk meningkatkan keselamatan pengguna muda. Dalam salah satu perkara, seorang remaja New Jersey yang menggugat Meta, Google, dan Snap juga menarik gugatannya pada Agustus 2026 tanpa pembayaran dari perusahaan-perusahaan tersebut.

Bagi pengguna Snapchat dan orang tua, pernyataan Spiegel berarti satu hal penting: belum ada batas waktu baru yang resmi diberlakukan, tetapi opsi tersebut sudah masuk dalam pembahasan internal Snap.

Jika akhirnya diterapkan, kebijakan Snapchat akan menambah jumlah platform besar yang membatasi durasi penggunaan media sosial bagi remaja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *