Ustaz Abdul Somad mengingatkan mahasiswa UII pentingnya merawat iman, menentukan tujuan hidup, berbakti kepada orang tua, dan memilih pertemanan. /Youtube.
PortalRakyat, SLEMAN— Ustaz Abdul Somad (UAS) mengingatkan generasi muda Muslim agar tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki tujuan hidup yang jelas sekaligus menjaga iman, akhlak, dan lingkungan pergaulan selama menempuh pendidikan.
Pesan tersebut disampaikan UAS saat mengisi Tabligh Akbar dalam rangkaian Padhang Bulan Fest 2026 di Masjid Ulil Albab, Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, Jumat (18/9/2026).
Di hadapan ribuan jamaah dan mahasiswa yang memadati area masjid, pendakwah asal Riau tersebut menekankan pentingnya fondasi karakter bagi generasi muda Muslim di era modern.
Menurut UAS, salah satu cara merawat iman di lingkungan akademis dapat dimulai dengan menetapkan cita-cita dan tujuan pendidikan secara jelas. Mahasiswa, katanya, tidak seharusnya menjalani masa kuliah tanpa arah.
“Mahasiswa itu harus punya target hidup (last destination) atau garis finish yang jelas. Selesaikan S1, lanjut S2, sampai S3. Jangan jalan tanpa arah,” tegas UAS di pertengahan ceramahnya.
UAS Ingatkan Pentingnya Doa Orang Tua
Selain mengejar keberhasilan akademik, UAS menyampaikan bahwa mahasiswa perlu menanamkan niat untuk membahagiakan orang tua. Restu dan doa orang tua disebut sebagai bagian penting dalam menjalani kehidupan.
“Puncak kebahagiaan seorang anak itu ketika mampu membuat orang tuanya tersenyum bangga. Ingat, ridha Allah ada pada ridha orang tua. Minta doa mereka, itu yang melapangkan jalanmu,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi bagian dari tausiah UAS mengenai bagaimana mahasiswa dapat menjaga iman sekaligus membangun karakter selama berada di lingkungan akademis.
Jangan Salahkan Zaman
UAS juga menyoroti tantangan moral yang dihadapi generasi muda di era digital. Ia mengingatkan mahasiswa agar perubahan zaman tidak dijadikan alasan untuk mengabaikan ibadah ataupun mengalami penurunan akhlak.
“Jangan pernah menyalahkan zaman atas perilaku burukmu. Ujian keimanan itu akan selalu ada di setiap masa. Zaman boleh berubah, tapi karakter dan tanggung jawab pribadimu tetap ada di tanganmu sendiri,” kata UAS.
Ia menambahkan mahasiswa Muslim perlu tumbuh sebagai pribadi yang berilmu dan berakhlak serta mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya.
Menurutnya, lingkungan pertemanan juga memiliki peran penting dalam menjaga konsistensi ibadah selama menjalani masa perkuliahan. Karena itu, mahasiswa diminta cermat dalam menentukan lingkaran pergaulannya.
“Pintar-pintarlah memilih lingkungan pertemanan. Circle itu sangat menentukan arah pembentukan karakter dan konsistensi ibadahmu selama menuntut ilmu,” tambahnya.
UAS Pimpin Doa di Akhir Tausiah
Kehadiran UAS di Kampus Terpadu UII menjadi salah satu agenda utama Safari Dakwah dalam festival keagamaan tahunan Padhang Bulan Fest 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada akhir tausiahnya, UAS memimpin doa bersama. Doa tersebut ditujukan untuk keselamatan bangsa serta keberkahan bagi seluruh civitas akademika dan umat Islam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
