Pesepakbola Persik Kediri Park Junheona berusaha merebut bola dari pesepakbola Arema FC Marcos Vinicius Silvestre Gaspar (kiri) dalam pertandingan BRI Super League di Stadior Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat 18/9/2026). Persik Kediri menahan imbang Arema FC dengar skor 1-1. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto
PortalRakyat, MALANG—Arema FC harus puas berbagi poin dengan Persik Kediri setelah pertandingan kedua tim berakhir 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (18/9/2026). Bermain di hadapan Aremania dan Aremanita, Arema FC gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah untuk mengamankan tiga poin.
Persik justru mampu membuka keunggulan lebih dahulu melalui Zanadin Fariz. Arema FC kemudian menyamakan kedudukan lewat Careca sehingga skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Sejak awal laga, kedua kesebelasan langsung memperagakan permainan agresif. Arema FC beberapa kali mengandalkan serangan balik cepat melalui sektor sayap untuk menekan pertahanan Persik.
Di sisi lain, Persik bermain lebih sabar dengan mengandalkan kolektivitas tim. Tim tamu berusaha membangun serangan melalui kombinasi umpan satu-dua sentuhan untuk membuka ruang di pertahanan Arema FC.
Persik Unggul Lebih Dulu
Upaya Persik membuahkan hasil ketika pertandingan baru berjalan enam menit. Zanadin Fariz membawa tim tamu unggul melalui tendangan jarak jauh setelah memanfaatkan bola rebound dari situasi tendangan sudut.
Sepakan Zanadin meluncur deras dan tidak mampu dihentikan Adi Satryo yang menjaga gawang Arema FC. Persik pun untuk sementara memimpin 1-0.
Arema FC berusaha merespons ketertinggalan dengan meningkatkan serangan. Tekanan tuan rumah akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan pada menit ke-30 melalui tendangan penalti Careca.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Gol Arema Dianulir VAR
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. Arema FC dan Persik sama-sama berusaha menciptakan peluang untuk mencetak gol kedua demi mengamankan kemenangan dalam pertemuan dua kesebelasan Jawa Timur tersebut.
Persik sempat lebih dominan pada sepuluh menit terakhir pertandingan. Tim tamu mengurung pertahanan Arema FC sehingga tuan rumah dipaksa bermain lebih bertahan.
Namun, memasuki menit ke-85, Arema FC perlahan mampu melepaskan diri dari tekanan Persik. Tuan rumah kemudian mendapatkan momentum untuk kembali menyerang.
Pada menit ke-86, Arema FC sempat mencetak gol melalui sundulan Walisson Maia. Akan tetapi, gol tersebut tidak disahkan setelah Video Assistant Referee (VAR) menyatakan pemain Arema FC terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada tambahan gol. Arema FC pun gagal meraih tiga poin di kandang dan harus menerima hasil imbang 1-1 melawan Persik Kediri.
Susunan Pemain
Arema FC: Adi Satryo (Pg), Diego Landis, Walisson Maia, Gabriel Silva, Arkhan Fikri, Betinho, Achmad Maulana Syarif, Matheus Blade, Alfarizie, Careca, Marcos Vinicius.
Pelatih: Marcos Santos.
Persik: Andhika Ramadhani (Pg), Fransisco Pereira, Imanol Garcia, Bayu Otto, Ernesto Gomez, Zanadin Fariz, Althaf Indie, Eduardo Barbosa, Jose Enrique, Marcelo Amado, Junheong Park.
Pelatih: Marcos Reina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
