Amankan Pilkades Serentak, Polresta Magelang Terjunkan Personel ke 16 Kecamatan

Amankan Pilkades Serentak, Polresta Magelang Terjunkan Personel ke 16 Kecamatan

Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri, memimpin gelar pasukan pengamanan Pilkades Serentak 2026 di Lapangan Polresta Magelang, Kamis (22/10/2026)./Istimewa

PortalRakyat, MAGELANG—Polresta Magelang memperkuat persiapan pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di 49 desa yang tersebar di 16 kecamatan. Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Pergeseran Pasukan Operasi Aman Desa yang dipimpin Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri, S.I.K., di Lapangan Polresta Magelang, Kamis (22/10/2026) pagi.

Apel tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan personel siap menjalankan tugas selama pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa. Kegiatan itu sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama tahapan pemilihan berlangsung.

Apel diikuti Wakapolresta Magelang, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta personel yang akan ditempatkan di wilayah tugas masing-masing. Dalam Operasi Aman Desa, personel dibagi menjadi tujuh kompi yang terdiri atas negosiator, Dalmas awal dan lanjut, Raimas dan QRT, serta petugas pengamanan tempat pemungutan suara (TPS).

Personel dijadwalkan mulai menempati wilayah penugasan pada Jumat (23/10/2026). Penempatan tersebut disiapkan agar pengamanan dapat dilakukan sejak awal dengan mempertimbangkan karakteristik dan tingkat kerawanan setiap wilayah.

Kapolresta Tekankan Kewaspadaan Personel

Dalam arahannya, Kapolresta Magelang meminta seluruh personel mempersiapkan diri secara maksimal dan memahami tanggung jawab masing-masing. Kesiapan yang dibutuhkan tidak hanya mencakup kondisi fisik dan perlengkapan, tetapi juga pemahaman terhadap karakteristik wilayah serta potensi kerawanan yang mungkin muncul selama pelaksanaan Pilkades.

Kapolresta juga mengingatkan anggota agar meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan terhadap perkembangan situasi di lapangan. Setiap potensi gangguan keamanan diminta untuk tidak dianggap remeh.

Para Kapolsek jajaran turut diminta memberikan arahan dan petunjuk teknis secara jelas kepada anggota. Dengan demikian, pelaksanaan tugas pengamanan dapat berjalan terarah, terukur, dan sesuai prosedur.

Koordinasi dan komunikasi antarpersonel juga menjadi perhatian dalam operasi tersebut. Anggota diminta membangun sinergi dengan unsur TNI, Linmas, pemerintah desa, serta tiga pilar di wilayah masing-masing.

Setiap perkembangan situasi harus segera dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan. Pelaporan tersebut diperlukan agar langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sesuai kondisi di lapangan.

Empat Polisi Disiapkan di Setiap TPS

Pengamanan Pilkades Serentak 2026 mencakup 49 desa di 16 kecamatan yang berada dalam wilayah hukum Polresta Magelang. Berdasarkan pola pengamanan yang disiapkan, setiap tempat pemungutan suara melibatkan empat personel Polri, dua personel TNI, dan empat personel Linmas.

Selain kesiapan jumlah personel, Kapolresta menekankan pentingnya profesionalisme dan netralitas selama menjalankan tugas. Seluruh anggota diminta melaksanakan pengamanan secara proporsional, mengedepankan pendekatan humanis, serta menghindari tindakan di luar ketentuan yang berlaku.

Kesiapan perlengkapan perorangan juga harus dipastikan sebelum anggota bertugas. Disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap prosedur menjadi bagian dari pelaksanaan pengamanan di lapangan.

Personel Diminta Kawal Pilkades Damai

Kapolresta Magelang turut mengingatkan personel untuk menjaga komitmen Pilkades damai yang sebelumnya telah dideklarasikan di Kantor Bupati Magelang. Komitmen tersebut diharapkan diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional dan upaya menjaga situasi tetap aman serta kondusif.

Pilkades menjadi kesempatan bagi masyarakat desa untuk menentukan pemimpin berdasarkan pilihan masing-masing. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menghormati perbedaan pilihan, menjaga persaudaraan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi ataupun isu yang berpotensi memicu perselisihan.

Melalui Operasi Aman Desa, Polresta Magelang menyiapkan pengamanan untuk mendukung kelancaran seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026. Kehadiran personel di lapangan diharapkan memberikan rasa aman sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman.

Dengan penyiapan personel, koordinasi lintas sektor, dan dukungan berbagai elemen masyarakat, pengamanan Pilkades di 49 desa tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas keamanan selama proses demokrasi tingkat desa berlangsung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *