Foto ilustrasi kekeringan. – Magnific
PortalRakyat, JOGJA— Prakiraan cuaca DIY pada Rabu (23/9/2026) menunjukkan sebagian besar wilayah akan mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan sepanjang hari. Kota Yogyakarta diprediksi menjadi wilayah dengan suhu udara tertinggi, mencapai 33 derajat Celsius.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (23/9/2026).
Berdasarkan data BMKG, suhu udara di Kota Yogyakarta diperkirakan berada pada kisaran 24–33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 42–85 persen.
Sementara itu, Kabupaten Bantul dan Sleman diprediksi mengalami cuaca cerah berawan. Kedua wilayah tersebut diperkirakan memiliki suhu maksimum hingga 32 derajat Celsius.
Adapun Kulon Progo dan Gunungkidul diprakirakan mengalami cuaca cerah. Suhu udara di Kulon Progo berada pada kisaran 22–30 derajat Celsius, sedangkan Gunungkidul berkisar 23–31 derajat Celsius.
Prakiraan Cuaca DIY Rabu 23 September 2026
Berikut rincian prakiraan cuaca, suhu udara, dan kelembapan di wilayah DIY berdasarkan data BMKG:
Kulon Progo: cerah, suhu 22–30 derajat Celsius, kelembapan 55–94 persen.
Bantul: cerah berawan, suhu 23–32 derajat Celsius, kelembapan 47–91 persen.
Gunungkidul: cerah, suhu 23–31 derajat Celsius, kelembapan 47–86 persen.
Sleman: cerah berawan, suhu 22–32 derajat Celsius, kelembapan 45–91 persen.
Kota Yogyakarta: cerah berawan, suhu 24–33 derajat Celsius, kelembapan 42–85 persen.
Imbauan untuk Masyarakat
Dengan kondisi cuaca yang cenderung terik dan kering pada siang hari, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau melakukan sejumlah langkah antisipasi.
Pertama, masyarakat perlu menjaga hidrasi tubuh dengan mencukupi konsumsi air putih untuk menghindari dehidrasi akibat suhu udara yang relatif tinggi, terutama di kawasan perkotaan.
Kedua, masyarakat disarankan memberikan perlindungan ekstra ketika beraktivitas di bawah paparan sinar matahari langsung pada siang hari. Penggunaan tabir surya (sunscreen), topi, atau payung dapat dilakukan untuk melindungi diri dari paparan matahari.
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi kebakaran. Hindari membakar sampah sembarangan maupun membuang puntung rokok di area dengan vegetasi kering guna mencegah risiko kebakaran lahan dan permukiman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
