Tes DNA Jadi Langkah Terakhir Identifikasi Korban Kapal Virgo

Tes DNA Jadi Langkah Terakhir Identifikasi Korban Kapal Virgo

Tim SAR gabungan mengevakuasi total 14 jasad yang baru ditemukan dari dalam badan kapal yang tenggelam ke KN SAR Pacitan sebelum diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 dan Panther TNI AL pada operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kamis (24/9/2026). Antara/HO-Basarnas\r\n

PortalRakyat, BANJARMASIN—Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri mengupayakan pemeriksaan DNA menjadi langkah terakhir dalam proses identifikasi korban meninggal Kapal Virgo Transport 8.

Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Wahyu Hidayati mengatakan pemeriksaan DNA akan dilakukan apabila seluruh pemeriksaan jasad dan data pembanding dari keluarga belum dapat mengungkap identitas korban.

“Jika semua langkah pemeriksaan jasad tidak juga bisa dikenali maka baru tes DNA dikirim ke Jakarta,” kata Wahyu di Banjarmasin, Senin malam.

Wahyu meminta keluarga korban bersabar menunggu proses identifikasi. Banyaknya jasad yang harus diperiksa membuat tim DVI membutuhkan waktu untuk melakukan setiap tahapan pemeriksaan.

Meski demikian, dia memastikan tim DVI telah bekerja maksimal memeriksa setiap jasad yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Menurut Wahyu, jasad korban terus diterima secara periodik setiap harinya dari hasil temuan evakuasi. Kondisi tersebut membuat tim DVI harus bersiaga selama 1×24 jam untuk menyambut dan memeriksa jenazah.

Di sisi lain, kondisi sebagian besar jasad korban sudah sulit dikenali. Karena itu, tim membutuhkan lebih banyak data pembanding ante mortem dari keluarga korban untuk membantu proses identifikasi.

“Jika semua item pembanding sudah tidak bisa maka terakhir berharap pada DNA, namun waktunya tidak singkat butuh waktu paling cepat lima hari setelah sampel DNA diterima Pusdokkes Polri di Jakarta,” tambahnya.

Hingga Senin (28/9/2026) malam, sebanyak 70 jenazah korban Kapal Virgo telah diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Dari jumlah tersebut, 41 korban telah berhasil teridentifikasi. Sementara itu, masih terdapat 29 jasad yang belum teridentifikasi.

Sebelumnya tangis keluarga dan tetangga mengiringi kepulangan Taruno Hidayat (46), salah satu korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa. Jenazah warga Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun itu ditemukan setelah sekitar dua pekan dinyatakan hilang dan kemudian dimakamkan di kampung halamannya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Boby Saktia Putra Lubis mengatakan jenazah Taruno ditemukan di perairan Masalembo pada Jumat (25/9). Informasi tersebut diterima dari Basarnas Surabaya, sedangkan pemulangan jenazah baru dilakukan pada Sabtu (26/9) setelah proses identifikasi selesai.

“Setelah koordinasi dan ditemukan kondisi yang memperjelas bahwa beliau ini memang Mas Taruno Hidayat, yakni dari pakaian dan keterangan pihak keluarga, maka akhirnya dikeluarkan nota dari DVI bahwa itu memang teridentifikasi sebagai Pak Taruno Hidayat dan sudah dimakamkan,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *